DIALEKSIS.COM | Myanmar - Jumlah korban tewas akibat gempa besar yang melanda Myanmar dan Thailand telah melampaui 1.600, kata pemerintah militer Myanmar di televisi pemerintah, saat tim penyelamat menggali reruntuhan bangunan yang runtuh dalam pencarian korban yang putus asa.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah militer Myanmar belum memberikan pernyataan resmi terkait kerusakan pascagempa yang mengguncang wilayah tengah negara tersebut. Namun, otoritas setempat dilaporkan telah memberlakukan status darurat di sejumlah daerah terdampak. Sementara itu, di Thailand, gempa memicu kerusakan signifikan di Bangkok, memaksa pemerintah kota menetapkan ibu kota sebagai daerah bencana pada Jumat (28/03/2025).
DIALEKSIS.COM | Dunia - Banjir bandang yang dipicu oleh badai Daniel menerjang Libya Timur dan menewaskan setidaknya 5.300 orang. Sementara itu, dilaporkan bahwa sekitar 10 ribu orang dinyatakan hilang. Jumlah korban diperkirakan akan terus meningkat.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Konvoi bantuan bergerak dari barat ke timur di Libya yang terpecah ketika pemerintah Tripoli yang diakui secara internasional telah menyatakan wilayah timur sebagai zona bencana dan mengumumkan akan mengirimkan bantuan.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Evakuasi baru sedang dilakukan di pulau Maui di Hawaii saat api menjalar mendekati Kota Kaanapali, sebuah kota di utara Lahaina yang terbakar parah.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Upaya penyelamatan dan bantuan sedang dilakukan di Myanmar barat laut dan negara tetangga Bangladesh setelah Topan Mocha datang menghantam. Satu kelompok kemanusiaan yang bekerja di daerah terkena dampak mengatakan ratusan orang telah tewas dan beberapa kamp Rohingya hancur.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Korban tewas mencapai lebih dari 24.000 di Turki dan Suriah barat laut saat upaya penyelamatan terus berlanjut.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Korban tewas akibat gempa bumi Turki-Suriah telah melewati 21.500 orang. Jumat (10/2/2023). Sedikitnya 18.342 orang telah tewas di Turki, menurut pejabat negara Turki. Bahkan melebihi jumlah korban akibat gempa dahsyat tahun 1999.